Mari Ngeteh, Mari Bicara

 

Cultural Leader Morning Tea Bersama

Queensland Police Service

 

Foto-foto: Hamid Mawardi
Police Chief Superintendent Brian Swan APM

Mari ngeteh, mari bicara. Begitu tagline sebuah teh celup produksi Indonesia. Sepertinya, tagline ini dipahami benar oleh Kepolisian Queensland. Dengan bicara bersama komunitas-komunitas kemasyarakatab yang ada di Queensland, mereka bisa membuka telinga lebih lebar tentang peristiwa yang terjadi, isu-isu terbaru, dan tentu saja bisa mengurangi kesalahpahaman. Kali ini, acara rutin namun penting Cultural Leader Morning Tea ini digelar di McGuire Function Centre, Calamvale Hotel, Kamis, 11 Oktober 2018. Indonesian Muslim Community of Queensland (IMCQ) hadir pula di acara tersebut.

Dalam kesempatan itu dbicarakan beberapa hal. Salah satu yang disepakati adalah bahwa kejahatan bisa ditanggulangi, bahkan dicegah, dengan adanya kerja sama antara polisi dan komunitas.

“Dalam kaitan tersebut, ada tiga kunci penting, yakni  kepercayaan (trust), sikap menghormati (respect), dan integritas (integrity),” kata Police Chief Superintendent Brian Swan APM.

Brian berharap komunitas melaporkan segala bentuk kejahatan di lingkungannya sehingga bila ada masalah pihah berwajib bia membantu atau menangani dengan lebih mudah. Rencananya acara ini akan diadakan setiap tahun. (Hamid Mawardi, Supardi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *